Berita

UNP Jajaki Kerja Sama dengan Lingnan Artisan Polytechnic Tiongkok

Selasa, 20 Januari 2026 Humas UNP - Siti Sarah 322

Padang — Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar diskusi kerja sama internasional dengan Lingnan Artisan Polytechnic, Tiongkok, Selasa (20/1/2026), di Ruang Senat UNP, Kampus Air Tawar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UNP memperluas jejaring kolaborasi global, khususnya di bidang pendidikan vokasi, riset, dan mobilitas mahasiswa.

Diskusi tersebut dihadiri delegasi pendidikan dari Provinsi Guangdong, Tiongkok, yang dipimpin oleh Professional Chief Inspector of the Department of Education, Guangdong Province, Xu Shimin, serta President of Guangdong Education Association for International Exchange, Zhou Pengfei. Rektor UNP Krismadinata, Ph.D menyambut langsung kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen UNP dalam memperkuat kerja sama internasional yang berdampak nyata.

“UNP telah berdiri sejak tahun 1954 dan hingga kini terus mengembangkan kolaborasi internasional, baik dalam bidang pendidikan, riset, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Rektor UNP dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa UNP secara aktif mendorong program pertukaran mahasiswa, magang internasional, serta kerja sama lintas negara yang mendukung peningkatan daya saing lulusan.

Rektor UNP juga memaparkan bahwa UNP saat ini memiliki lebih dari 1.400 dosen, dengan ratusan di antaranya bergelar doktor dan profesor. “Kami juga telah menjalankan berbagai program internasional, mulai dari pembelajaran Bahasa Mandarin bagi mahasiswa, pengiriman mahasiswa ke luar negeri, hingga pengembangan Confucius Institute Dan Pusat Studi Tiongkok,” katanya.

Sementara itu, Professional Chief Inspector of the Department of Education, Guangdong Province, Xu Shimin, memperkenalkan Guangdong Polytechnic of Science and Trade (GPST) sebagai politeknik besar di Provinsi Guangdong dengan tiga kampus dan sekitar 26 ribu mahasiswa. “GPST memiliki 55 program studi, dengan keunggulan pada bidang Animal Science, Tourism and Hospitality, E-Commerce, Software Technology, dan Intelligent Manufacturing,” jelasnya.

Xu Shimin menyampaikan ketertarikan pihaknya untuk menjalin kerja sama dengan UNP, terutama dalam pengembangan riset dan mobilitas mahasiswa. “Kami berharap dapat memulai program kerja sama riset yang didukung pendanaan pemerintah, khususnya di bidang pertanian cerdas, manufaktur cerdas, dan robot industri, bersama universitas luar negeri seperti UNP,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pertukaran mahasiswa sebagai sarana memperkaya pengalaman internasional. “Kami dapat menawarkan program kampus musim panas dan pertukaran budaya, sehingga mahasiswa UNP dapat memperoleh pengalaman belajar langsung di Tiongkok, dan mahasiswa kami juga dapat melanjutkan studi di universitas Anda,” tambahnya. (utr/Humas UNP)

#SDG4 #QualityEducation #SDG17 #PartnershipsForTheGoals