Seminar RKI, PMKI PTN BH dan UNP Innovation Expo 2025 Resmi Ditutup, Kolaborasi PTN BH Semakin Menguat
Padang— Rangkaian kegiatan Seminar Hasil Riset Kolaborasi Indonesia (RKI), Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, dan UNP Innovation Expo 2025 resmi ditutup pada Jumat (28/11/2025) di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP). Penutupan berlangsung sederhana akibat cuaca ekstrem dan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.
Kepala Housing Finance Center Bank BTN, Fauzan Zamshyarie, tampil sebagai narasumber menjelaskan tersedia program kerjasama BTN dengan Perguruan Tinggi untuk bidang Penelitian. Salah satunya adalah penelitian yang berkaitan dengan perumahan, dimana ditemukan perilaku finansial Generasi Z, khususnya terkait kepemilikan rumah.
Fauzan menyebutkan, BTN melakukan riset primer terhadap 1.500 responden Gen Z di wilayah Jabodetabek untuk menjawab asumsi publik bahwa generasi ini tidak tertarik membeli rumah.
“Hasilnya cukup mengejutkan. Sebanyak 40% Gen Z ternyata sudah memiliki rumah, sementara 60% lainnya masih ingin memiliki rumah tapi belum berencana mengambilnya dalam waktu dekat,” ujarnya.
Ia mengapresiasi masukan para akademisi UNP, khususnya terkait pentingnya tracer study untuk memetakan kebutuhan perumahan berdasarkan data alumni.
Ketua Pelaksana RKI–PMKI dan UNP Innovation Expo, Amin Akbar, S.Psi., M.A., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Alhamdulillah, meskipun Sumatera Barat diguyur hujan lebat dan beberapa kawasan terdampak banjir, kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada tim protokoler yang luar biasa dalam memfasilitasi mobilitas peserta,” ujarnya.
Amin melaporkan bahwa pada hari sebelumnya telah dilaksanakan: Seminar dan monev akhir RKI dan PRKI di Laboratorium FIS UNP, Rapat pimpinan LPPM PTN BH se-Indonesia, Pertemuan dengan pengurus DPPM dan admin LPPM PTN BH, serta Sesi temu ramah dengan berbagai pihak.
Ia menegaskan bahwa partisipasi dan kerja sama semua pihak menjadi faktor kunci terlaksananya kegiatan tahunan ini.
Dalam sambutan penutupnya, Ketua LPPM UNP, Prof. Dr. Anton Komaini, S.Si., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, peneliti, sponsor, fakultas, dan unit kerja yang telah memeriahkan UNP Innovation Expo 2025.
Prof. Anton mengakui bahwa cuaca ekstrem membuat akses menuju kampus terhambat, namun hal tersebut tidak mengurangi makna dari kegiatan yang telah dipersiapkan sejak lama.
“Terima kasih kepada para peneliti yang tetap mengumpulkan poster dan produk meskipun batas waktu pengerjaan masih sampai 1 Desember. Komitmen ini membuat Expo UNP 2025 tetap berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa UNP tahun ini menerapkan format berbeda, di mana: Skema riset berbasis jurnal ditayangkan secara digital, Skema produk dipamerkan dalam bentuk cetak dan display, lengkap dengan meja-meja eksposisi yang disediakan panitia.
Prof. Anton menyebut hampir seluruh fakultas dan sekolah di UNP ikut berpartisipasi menampilkan hasil riset dan produk inovatif.
Prof. Anton secara resmi menutup rangkaian Seminar RKI–PMKI dan UNP Innovation Expo 2025. Ia berharap kegiatan tahunan ini terus menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.(Syf/Humas UNP)
#BeritaUNP #SDGs #SDGs4 #QualityEducation #SDG9IndustryInnovation #SDGs17 #partnershipforthegoals #PendidikanBerkualitas #InovasiUntukNegeri #KemitraanUntukTujuan #UNPMenujuWorldClassUniversity













