Berita

FBS UNP Gelar Workshop Bimbingan Teknis Kampus Berdampak bagi Mahasiswa

Jumat, 22 Mei 2026 Humas UNP - Utari 137

Padang — Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang melalui Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menggelar Workshop Bimbingan Teknis Kampus Berdampak pada Jumat (22/5/2026) di Auditorium FBS UNP. Kegiatan ini diikuti mahasiswa angkatan 2024–2025 sebagai upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap program pengembangan kompetensi dan pengalaman belajar berdampak.

Workshop dibuka secara resmi oleh Dekan FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perguruan tinggi saat ini dituntut menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif dan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun dunia kerja.

Menurutnya, program Kampus Berdampak menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi melalui pengalaman belajar yang lebih aplikatif, kolaboratif, dan inovatif. Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan berbagai peluang pengembangan diri yang tersedia selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

“Mahasiswa harus mampu memanfaatkan berbagai peluang pengembangan diri yang tersedia di perguruan tinggi. Kampus Berdampak bukan hanya program, tetapi wadah untuk membentuk kompetensi, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Prof. Ermanto menambahkan, FBS UNP terus mendorong mahasiswa mengikuti kegiatan akademik internasional seperti magang dan pertukaran pelajar di luar negeri guna memperluas pengalaman, kompetensi bahasa, serta wawasan budaya global.

Workshop ini menghadirkan Kepala Subdirektorat Inovasi Pembelajaran, Dr. Nofrion, serta Kepala Subdirektorat Layanan Internasional, Desvalini Anwar, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Dr. Nofrion menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam mendukung berbagai program pengembangan kampus. Sementara itu, Desvalini Anwar menjelaskan berbagai peluang internasional yang dapat diakses mahasiswa, mulai dari pertukaran pelajar hingga kolaborasi akademik global.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin memahami peluang keterlibatan dalam program Kampus Berdampak sekaligus meningkatkan kesiapan menjadi lulusan yang adaptif dan berdaya saing global.

Kegiatan ini sejalan dengan SDGs Nomor 4, Quality Education (Pendidikan Berkualitas).