Berita

UNP Tegaskan Kesetaraan Gender Melalui Workshop oleh Departemen Bahasa dan Sastra Inggris

Jumat, 17 April 2026 Humas UNP - Siti Sarah 132

Padang— Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan Workshop Kesetaraan Gender dan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) yang dirangkaikan dengan kegiatan Latihan Dasar Organisasi Mahasiswa serta Rapat Kerja Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan berintegritas, Jumat (17/4/2026).

Ketua panitia pelaksana, Dra. An Fauzia Rozani Syafei, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi respons terhadap meningkatnya perhatian terhadap isu kekerasan di lingkungan sosial, termasuk di perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa pembinaan mahasiswa tidak hanya difokuskan pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, kesadaran sosial, serta nilai-nilai etika.

Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Inggris yang diwakili oleh Ketua Program Studi Sastra Inggris, Dr. Fitarawati, S.S., M.Pd., menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai potensi kekerasan di lingkungan kampus. Ia menegaskan bahwa Departemen Bahasa dan Sastra Inggris menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan.

Sementara itu, Dekan FBS UNP yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Dr. Havid Ardi, S.Pd., M.Hum., menyampaikan bahwa kesetaraan gender di lingkungan kampus dimaknai sebagai pemberian akses dan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa tanpa membedakan latar belakang. Ia juga menegaskan komitmen UNP dalam menindak tegas setiap bentuk kekerasan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNP, yaitu Dr. Fatmariza, M.Hum. (Ketua Satgas PPK UNP), Dr. Muhd. Al Hafizh, S.S., M.A. (Kepala Divisi Pencegahan, Regulasi, Sosialisasi, dan Edukasi), serta Dr. Tri Putra Junaidi, M.Pd. (Divisi Penindakan, Pendampingan, dan Perlindungan). Para narasumber memberikan pemahaman komprehensif terkait konsep kesetaraan gender, bentuk-bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, serta mekanisme pencegahan dan penanganannya.

Dalam kegiatan ini juga disosialisasikan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT), yang memperluas cakupan bentuk kekerasan meliputi kekerasan fisik, psikis, perundungan, kekerasan seksual, dan diskriminasi. Selain itu, turut disampaikan Peraturan Rektor UNP Nomor 13 Tahun 2025 tentang Kode Etik Mahasiswa sebagai landasan dalam menjaga tata tertib kehidupan akademik.

Kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung pemenuhan instrumen akreditasi LAMDIK 2.0, khususnya pada aspek perlindungan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa—terutama yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan—diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik terkait isu kesetaraan gender, keberanian untuk melaporkan tindakan kekerasan, serta kemampuan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan beretika.

Departemen Bahasa dan Sastra Inggris FBS UNP menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan budaya akademik yang inklusif dan bebas dari kekerasan, serta mendorong partisipasi aktif seluruh civitas akademika dalam mewujudkan kampus yang bermartabat.


Share:

SDGs4-quality education

The more that you read, the more things you will know, the more that you learn, the more places you’ll go.”– Dr. Seuss
Author :
Humas UNP - Siti Sarah