UNP Kembali Kirim Mahasiswa Mengajar ke Thailand, Bukti Konsistensi Kerja Sama Internasional
Padang-- Padang — Lima mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) telah menuntaskan program praktik mengajar internasional di Thailand dan kembali ke Padang pada (2/12/2025), setelah menjalani kegiatan selama satu bulan di Ban Kaew School dan Matthayomwatkhaosukim School.
Program yang berlangsung sejak 2 November 2025 tersebut merupakan bagian dari implementasi kerja sama berkelanjutan antara UNP dengan dua sekolah mitra di Thailand. Lima mahasiswa yang dikirim terdiri atas Selvi Rahmadani, Lubrina Azzahra, Dwi Rihhadatul ‘Aisy Munte, dan Khairin Nisya Syaiful dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, serta Maisa Septia AP dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan.
Selama keberangkatan, para mahasiswa didampingi Kepala Sub-Direktorat Layanan Internasional UNP, Desvalini Anwar, S.S., M.Hum., Ph.D., yang secara resmi menyerahkan mahasiswa kepada pihak manajemen sekolah tuan rumah. Dua hari setelah kedatangan, pendamping kembali ke Padang, sementara mahasiswa melanjutkan praktik mengajar hingga program berakhir.
Setibanya di Thailand, rombongan mahasiswa UNP disambut oleh Kepala Departemen Bahasa Inggris Matthayomwatkhaosukim School dan dijemput langsung dari Bandara Internasional Suvarnabhumi menuju akomodasi sekolah. Selama berada di Thailand, mahasiswa tinggal di fasilitas yang disediakan sekolah dan melaksanakan tugas mengajar Bahasa Inggris kepada siswa.
Di sela kegiatan pendampingan, Kantor Internasional UNP juga melakukan diskusi penjajakan kerja sama dengan Prof. Dr. Waiwoot Boonloy dan tim dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Rambhai Barni Rajabhat University, Chanthaburi, Thailand.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima oleh Humas UNP, Rabu (31/12/2025) Selama pelaksanaan program, mahasiswa menerapkan kompetensi pedagogik yang diperoleh selama perkuliahan di UNP. Berdasarkan keterangan mahasiswa peserta, siswa di kedua sekolah menunjukkan sikap terbuka dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran.
Meski situasi di negara tuan rumah sempat diwarnai konflik perbatasan, seluruh rangkaian program praktik mengajar berjalan lancar hingga selesai. Setiap mahasiswa berhasil memperoleh total 20 satuan kredit semester (SKS) melalui Program Praktik Mengajar Internasional yang dilanjutkan dengan praktik mengajar di SMP Pembangunan Laboratorium UNP.
Kepala Departemen Bahasa Inggris UNP, Dr. Yuli Tiarina, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian mahasiswa dan menyampaikan harapannya agar semakin banyak mahasiswa UNP dapat mengikuti program serupa di masa mendatang.
Kerja sama antara UNP dengan Ban Kaew School dan Matthayomwatkhaosukim School merupakan program tahunan yang direncanakan berlanjut pada tahun berikutnya. Program ini juga membuka peluang bagi peserta untuk direkrut sebagai tenaga pengajar tetap setelah lulus, sesuai dengan kebutuhan sekolah mitra.
#BeritaUNP #SDGs4 #QualityEducation #SDGs17 #PartnershipsForTheGoals #UNP #UniversitasNegeriPadang #UNPKampusBerdampak #DiktisaintekBerdampak











