Dosen UNP Nofrion Jadi Pembicara Utama dalam Kuliah Umum di Universitas Adzkia
Padang-- Dr. Nofrion, M. Pd, Dosen Universitas Negeri Padang yang sehari-hari adalah Kepala Sub Direktorat Inovasi Pembelajaran, PJJ dan RPL menjadi Pembicara Utama dalam Kuliah Umum di Universitas Adzkia yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 25 April 2026 di Gedung Adzkia Convention Center, Padang. Kuliah Umum bertajuk “Mengembangan Kemampuan Berpikir Mendalam dan Berwawasan Global” tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor 1Universitas Adzkia yaitu Dr. Alfadhlani, ST., MT. Acara yang digagas oleh Program Studi Magister Pendidikan Dasar ini dihadiri oleh lebih dari 400 orang peserta yang berasal dari mahasiswa jenjang S1 dan S2. Koordinator Program Studi yang juga ketua pelaksana, Dr. Ismira, M. Pd menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membekali mahasiswa dengan keterampilan esensial pada abad 21 yaitu berpikir mendalam dan berwawasan global.
Dr. Nofrion, M. Pd dalam paparannya menjelaskan bahwa saat ini kita sedang berada dalam krisis dengan proporsi sangat besar dalam dunia pendidikan. Semakin hari semakin terasa jauh tujuan pendidikan yaitu menciptakan manusia seutuhnya dengan atribut berupa pengetahuan, sikap, keterampilan/kompetensi serta pola pikir/Mindset/perspektif. Justru saat ini, pendidikan Indonesia diwarnai oleh fakta-fakta yang memprihatinkan seperti rendahnya kemampuan literasi dasar dan sains, kualitas, pemerataan dan kesejahteraan serta penghargaan terhadap guru, kasus perundungan, pelecehan dan kekerasan dalam dunia pendidikan dan lain-lain. Malah, pendidikan saat ini terindikasi hanya menciptakan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan dunia industri. Padahal, pendidikan juga bertujuan untuk menguatkan aspek-aspek kemanusiaan manusia, menciptakan warga negara yang peduli, cinta tanah air, empati, kritis dan berani membela kebenaran.
Lebih jauh, Dr. Nofrion, M. Pd yang merupakan Dosen Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, UNP ini memaparkan bahwa sudah saatnya pembelajaran di kampus tidak sebatas meningkatkan kapasitas untuk memahami (pengetahuan tentang ….) tapi sampai pada Disposisi untuk Bergerak (Kemampuan untuk ….). Dosen yang pernah dinobatkan sebagai Academic Leader bidang Pendidikan tahun 2024 ini memberikan alur pembelajaran di perguruan tinggi yang dimulai dengan “investigate – sharing perspective – communicate dan take Action”. Mahasiswa dibiasakan dengan masalah nyata dalam kehidupan sehingga mereka tertarik untuk mengidentifikasi masalah, menemukan bukti, membangun argument dan mengembangkan penyelidikan. Kemudian, mahasiswa berbagi temuannya dengan orang lain untuk memeriksa perspektif orang lain dan mengidentifikasi pengaruh budaya, teknologi, dan sumber daya terhadap cara pandang. Pembelajaran juga harus memberi ruang kepada mahasiswa untuk mengkomunikasikan ide/gagasan/solusinya di depan kelas. Mahasiswa harus dibiasakan mendengar aktif, berinteraksi secara efektif dengan menggunakan beragam media. Tahap berikutnya adalah kemampuan mengambil Tindakan (take action). Mahasiswa menilai opsi yang mereka sepakati atau pilih, membuat rencana aksi dan bertindak secara kreatif dan etis dimulai dari lingkup lokal, regional dan nasional bahkan global. Dalam paparannya, Dr. Nofrion, M. Pd juga menekan pentingnya daya kritis mahasiswa. Mahasiswa tidak harus menerima semua yang disampaikan dosen. Kebenaran itu bersifat dinamis dan mengkritik otoritas (apa yang disampaikan dosen) adalah hal yang wajar asalkan dilakukan dengan cara-cara yang beretika. Secara tegas dikatakan bahwa jika mahasiswa hanya menerima saja apa yang disampaikan dosen dan tidak tahu atau tidak mampu mengkitisi otoritas maka itu sama dengan “pohon besar berdaun lebat namun tidak berbuah”. Waktu dan sumber daya habis untuk kuliah namun minim manfaat untuk pengembangan dan peningkatan kualitas diri serta manfaat untuk masyarakat. Kondisi ini tentu sangat bertolak belakang dengan tujuan global nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). (DA)
#UNP #universitasnegeripadang #alamtakambangjadiguru #sdgs4 #dosenunp









