UNP Gelar Kuliah Umum Internasional Bersama De Montfort University: Perkuat Literasi AI di Perguruan Tinggi
Padang — Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan kuliah umum internasional bersama Prof. Shushma Patel, Wakil Rektor De Montfort University (DMU), United Kingdom, Selasa (27/1) di Ruang Sidang Senat Lantai 4 Gedung Rektorat UNP.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Shushma Patel hadir bersama Prof. Siobhan Keenan selaku Associate Dean of Research and Innovation DMU serta Dr. Dani Harmanto, Associate Professor in Aeronautical Engineering. Kegiatan ini membuka berbagai peluang strategis kerja sama akademik antara UNP dan DMU, di antaranya program double degree di Inggris melalui skema beasiswa LPDP, pengembangan program bridging untuk penguatan kemampuan bahasa Inggris dan riset, serta peluang kolaborasi riset internasional antara dosen dan peneliti kedua institusi.
Kuliah umum yang disampaikan Prof. Shushma Patel mengangkat tema kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan tinggi. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pemanfaatan AI harus disesuaikan dengan peran masing-masing pengguna, baik mahasiswa maupun dosen. Mahasiswa, menurutnya, dapat memanfaatkan AI sebagai pendukung pembelajaran, khususnya dalam pengembangan materi, penyusunan struktur konten, serta peningkatan kemampuan pemecahan masalah.
Prof. Patel juga menegaskan pentingnya sikap kritis dalam penggunaan AI. Setiap konten yang dihasilkan oleh AI perlu diverifikasi dan dievaluasi kembali agar tetap sesuai dengan standar akademik dan etika keilmuan. “AI memberikan akses luas terhadap sumber belajar, tetapi tanggung jawab akademik tetap berada pada penggunanya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Patel menjelaskan bahwa di Inggris, termasuk di De Montfort University, AI telah terintegrasi dalam sistem pembelajaran dan asesmen. Mahasiswa diberikan ruang untuk mengeksplorasi penggunaan AI secara etis dalam berbagai mata kuliah, mulai dari generasi teks, penerjemahan, hingga penerapan teknologi berbasis AI di bidang medis dan rekayasa perangkat lunak.
Dalam aspek penilaian, AI juga dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan objektivitas asesmen, seperti melalui penilaian otomatis, pemberian umpan balik yang cepat dan personal, serta deteksi plagiarisme guna menjaga integritas akademik di perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, UNP menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi global serta memperluas kerja sama internasional dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. (SS/Eca Humas UNP)
#UNP #UniversitasNegeriPadang #SDGs4 #SDGs17 #QualityEducation #Partnershipforthegoals #Kemdiktisaintek













