Berita

Tiga Peserta Tuna Rungu Ikuti UTBK Sesi 2 Hari Pertama di UNP

Rabu, 22 April 2026 Humas UNP - Siti Sarah 209

Padang — Pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Negeri Padang (UNP) menghadirkan perhatian khusus pada layanan inklusif bagi peserta berkebutuhan khusus. Pada sesi kedua yang berlangsung Selasa (21/3/2026), UNP memfasilitasi tiga peserta disabilitas tuna rungu (tuli) untuk mengikuti ujian di Labor Komputer Elektronika 4, Gedung Dekanat Fakultas Teknik lantai 1.

Mereka datang dari latar belakang berbeda, namun dipertemukan oleh tujuan yang sama, melangkah lebih dekat ke masa depan melalui pendidikan tinggi. Latifah Jamil, misalnya, menempuh perjalanan jauh dari Ujung Batu, Provinsi Riau. Bersama kedua orang tuanya, ia datang ke Padang dan menginap di rumah sepupu demi mengikuti ujian. Tanpa banyak kata, langkahnya mencerminkan dukungan keluarga yang kuat dan keyakinan untuk terus maju.

"(kesini) bersama Mama Papa, Kami menginap di rumah sepupu," terangnya kepada Humas dibantu JBI yang juga bertugas sebagai pengawas pada sesi tersebut.

Di sisi lain, Selvy Dwi Andyani, siswi SMKN 7 Padang, menunjukkan semangat yang tak kalah besar. Ia mengaku telah mempersiapkan diri dengan rutin membahas soal dan mengulang pelajaran. Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP menjadi pilihan utamanya. Didampingi oleh sang tante, Selvy menjalani ujian dengan optimisme, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

Sementara itu, Muhammad Jibril Ramadhan, peserta asal Padang, turut menjadi bagian dari perjuangan ini. Ia yang menjatuhkan pilihan pertamanya juga di Universitas Negeri Padang, kehadirannya melengkapi kisah tentang keteguhan hati para peserta disabilitas dalam menghadapi tantangan.

Pada pembukaan UTBK UNP, Rektor Ir. Krismadinata, Ph.D juga menegaskan bahwa UNP menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Sumatera Barat yang menyediakan fasilitas UTBK bagi peserta disabilitas. Sebanyak tujuh peserta berkebutuhan khusus difasilitasi, terdiri dari empat tunanetra dan tiga tunarungu, dengan penjadwalan khusus sesuai kebutuhan mereka.

Upaya UNP dalam memberikan layanan bagi peserta disabilitas ini sejalan dengan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 (Quality Education) atau Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya akses pendidikan inklusif dan merata bagi semua. (Ss/Utr/ Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)

#UNP #UniversitasNegeriPadang #SDGs4 #Kemdiktisaintek #AlamTakambangjadiGuru








Share:

SDGs4-quality education

The more that you read, the more things you will know, the more that you learn, the more places you’ll go.”– Dr. Seuss
Author :
Humas UNP - Siti Sarah