
Subuh Mubarak UNP Pagi Ini: Indikasi Puasa yang Berkualitas
PADANG - Kehadiran kita dalam rangkaian ibadah Subuh dan kegiatan Subuh Mubarak pada pagi ini semoga menjadi nikmat yang terbaik bagi kita karena kita bisa hadir walaupun dalam suasana liburan di Universitas Negeri Padang.
Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Rektor Krismadinata, Ph.D., dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (4/4) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.
"Pada pascaramadan ini mari kita tingkatkan pendidikan bagi generasi Indonesia dan generasi selanjutnya sebagaimana kita telah melakukan pendidikan dan pelatihan selama satu bulan penuh," tambah Rektor Krismadinata, Ph.D.
Pada kesempatan itu, Rektor Krismadinata, Ph.D. menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Iskandar, M.H.I. yang merupakan Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada pagi ini.
Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.
Ustaz Iskandar, M.H.I. dengan topik ceramahnya "Indikasi Puasa yang Berkualitas dan Dampaknya Terhadap Peningkatan Kinerja Pasca Ramadan" menyampaikan bahwa setelah pascaramadan ini kita ingin melihat dampak dari aktivitas ibadah setelah Ramadan tersebut karena ibadah Ramadan merupakan suatu proses yang semestinya berdampak terhadap kehidupan.
"Ibadah Ramadan merupakan suatu proses yang semestinya harus memberikan hasil yang berdampak atau perubahan positif bagi kehidupan dan untuk menjadi orang-orang yang bertakwa," tambah Ustaz Iskandar, M.H.I.
Lebih lanjut Ustaz Iskandar, M.H.I. menyampaikan bahwa sesungguhnya ibadah Ramadan merupakan pendidikan dan pelatihan berkesinambungan selama satu bulan sehingga kita sangat dekat dengan Allah dan seharusnya berlanjut dalam kehidupan selama sebelas bulan selanjutnya.
"Ketakwaan dan ketaatan kepada Allah dengan melaksanakan ibadah secara ikhlas kepada Allah pastilah akan berdampak bagi kehidupan sendiri dengan berbagai cara yang diberikan Allah kepada kita," tukuk Ustaz Iskandar, M.H.I.
Ustaz Iskandar, M.H.I. mengemukakan bahwa kebiasaan beribadah kepada Allah harus dibiasakan sejak kecil sehingga terbiasa pada remaja dan selalu melaksanakan ibadah tersebut pada masa dewasa. (ET) berita dikutip dari https://www.beritaminang.com