UNP Kampus Berdampak

Universitas Negeri Padang secara aktif mengimplementasikan perannya sebagai “kampus berdampak” (impactful campus),  bertekad kuat untuk mentransformasikan hasil riset demi peningkatan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat

Dampak Sosial

Penyediaan akses pendidikan tinggi yang inklusif, berkeadilan, dan merata di Universitas Negeri Padang memastikan bahwa lulusan dari kelompok afirmasi memiliki daya saing yang setara di pasar kerja

Dampak Ekonomi

Aktivitas belajar dan keberadaan mahasiswa Universitas negeri Padang menghasilkan perputaran ekonomi yang signifikan, khususnya pada sektor perdagangan dan jasa penyedia kebutuhan sehari-hari

Dampak Lingkungan

Universitas Negeri Padang memiliki peran strategis dalam menstimulasi adopsi teknologi hijau, tidak hanya untuk kebutuhan internal melainkan juga sebagai sarana kolaborasi dengan pihak eksternal

UNP Kampus Berdampak: Aksi Nyata dan Segudang Prestasi Mahasiswa UNP

Universitas Negeri Padang (UNP) terus membuktikan komitmennya sebagai “Kampus Berdampak” yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mengukir prestasi di tingkat nasional hingga internasional. Melalui berbagai program kemahasiswaan strategis, mahasiswa UNP tidak hanya ditempa di dalam kelas, tetapi juga diarahkan untuk menjadi agen perubahan langsung di lapangan.

Saat ini terdapat 190 program kegiatan mahasiswa di UNP yang difokuskan pada ruang lingkup Sustainable Development Goals (SDGs). Program-program ini melibatkan hampir 12 ribu mahasiswa untuk bergerak memberikan dampak sosial dan lingkungan, di antaranya:

  • Optimalisasi Potensi Nagari: Melalui pelatihan UMKM, peningkatan kompetensi perangkat nagari, hingga pelatihan budidaya kopi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
  • Kepedulian Kesehatan: Kegiatan donor darah yang rutin digelar sebanyak 4 kali setahun, berhasil mengumpulkan hampir 1.000 kantong darah bagi pihak yang membutuhkan.

  • Pelestarian Lingkungan Pantai: Aksi nyata berupa Gerakan Bersih Pantai dan Penanaman Bibit Mangrove di Kawasan Pantai demi menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan.

  • Pengembangan Pariwisata: Mengadakan Pelatihan Kelompok Sadar Wisata untuk mengedukasi masyarakat lokal dalam mengelola potensi wisata daerah secara mandiri dan berkelanjutan.