humas@unp.ac.id

Jambi – Dalam upaya memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi, Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antarfakultas yang berlangsung di Graha Singedekane, Gedung Pascasarjana Kampus Telanaipura, Universitas Jambi, Jumat (24/7/2026).
Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UNP Krismadinata, Ph.D. bersama Rektor Universitas Jambi (Unja) Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., disaksikan jajaran pimpinan kedua perguruan tinggi. Rektor UNP Krismadinata, Ph.D. dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama antarpendidikan tinggi merupakan bagian dari upaya saling belajar dan saling menguatkan keunggulan yang dimiliki masing-masing institusi.
“Kita menyadari bahwa Universitas Negeri Padang memiliki keunggulan dan demikian juga Universitas Jambi memiliki keunggulan. Karena itu, kedua universitas perlu terus bekerja sama untuk pengembangan institusi,” ujar Krismadinata.

Menurutnya, kolaborasi dengan Universitas Jambi menjadi bagian penting dalam mendorong kedua perguruan tinggi menuju universitas berdaya saing internasional. Sementara itu, Rektor Unja menyampaikan hubungan kedua perguruan tinggi telah terjalin cukup erat, termasuk melalui kontribusi alumni UNP yang kini menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia di Universitas Jambi.
Prof. Helmi juga menyampaikan bahwa pengalaman UNP sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) menjadi inspirasi bagi Universitas Jambi dalam mempersiapkan transformasi kelembagaan menuju PTN-BH.
Terpisah, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional UNP, Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si., dalam keterangan tertulis kepada Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis (KKPS) UNP mengatakan bahwa penandatanganan perpanjangan MoU dan PKS antarfakultas diharapkan mampu meningkatkan implementasi kerja sama yang telah terjalin selama ini, khususnya pada pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

“Kami berharap melalui penandatanganan perpanjangan MoU dan PKS antara fakultas-fakultas di UNP dan UNJA, implementasi kerja sama yang telah terjalin selama ini semakin meningkat, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Deski.
Menurutnya, kerja sama antardosen maupun antarfakultas selama ini telah berjalan, namun kuantitas dan kualitas pelaksanaannya masih dapat ditingkatkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi kedua institusi.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap aktivitas kolaborasi menjadi lebih banyak, lebih produktif, dan menghasilkan luaran yang berdampak bagi pengembangan institusi maupun masyarakat,” ujarnya.
Deski menjelaskan, bidang penelitian menjadi salah satu fokus yang akan diperkuat melalui implementasi kerja sama tersebut. Peluang kolaborasi terbuka dalam skema matching fund, penelitian bersama, publikasi ilmiah bersama pada jurnal bereputasi internasional, hingga pelaksanaan joint supervision bagi mahasiswa.
“Sebagai dua universitas besar di kawasan Sumatera Tengah, kerja sama ini memiliki nilai strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, memperkuat inovasi, serta mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di kawasan Sumatera Tengah,” tuturnya.
Kerja sama tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure/Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan riset dan inovasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antarlembaga pendidikan tinggi. (Utr/Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis)
