LP3M UNP Gelar Pertemuan Instruktur PLPG: Upaya Mengingatkan Guru sebagai Sokoguru Bangsa

LP3M UNP Gelar Pertemuan Instruktur PLPG: Upaya Mengingatkan Guru sebagai Sokoguru Bangsa
Kategori

Universitas Negeri Padang sebagai LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan), Lembaga yang berwenang untuk mengelola Program Pendidikan Guru (PPG) terus mendorong regenerasi baru guru.

"Generasi baru guru Indonesia kedepan mesti memahami tanggungjawab historis guru sebagai sokoguru bangsa, kepada para instruktur harus mampu menanamkan rasa tanggung jawab kepada peserta PPG bahwa tugasnya sebagai guru tidak saja mengajar dan membimbing peserta didik tapi juga menjaga moralitas sebagai guru," kata Rektor UNP, Prof Ganefri dalam pertemuan instruktur PLPG yang digelar LP3M (Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjamin Mutu), Rabu (13/9) di Aula Lt4 FE UNP.

Kegiatan LP3M UNP yang menghadirkan 554 instruktur PLPG itu dikawal langsung oleh Rektor UNP, Prof Ganefri. Karena LPTK yang dipimpinnya mendukung usaha meningkatkan mutu pendidikan berfokus pada guru sebagai solusi untuk Indonesia.

“Pasalnya, salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia bersumber pada kurangnya persiapan dalam pembentukan karakter guru. Hal ini ditengarai adanya kesalahan paradigma bahwa guru itu sekedar pengajar, padahal nyatanya tugas guru adalah mengawal proses interaksi edukatif di sekolah,” ungkap Prof Ganefri

Menurutnya, guru berjiwa pendidik adalah guru yang mewakafkan dirinya untuk pendidikan, guru juga berperan untuk memberikan contoh akhlak mulia, aktif memotivasi siswa belajar, dan mengamalkan nilai-nilai agama dan etika.

Untuk itu LPTK Rayon 106 UNP diperlukan memberikan pemahaman kepada 554 intruktur yang dipersiapkan untuk memberikan materi pada PLPG, yang dijadwalkan akan dimulai 18 September mendatang.

Dalam pertemuan itu selain di hadiri Panitia Sertifkasi Guru 106 UNP, seperti, Bahrul Amin, MT, Dr, M Giatman,MSi, Waskito MT. Turut hadir WR1, Prof Yunia Wardi dan Ketua LP3M UNP, Dr. Edwin Musdi, M.Pd. (Humas UNP)

asds