Kampus Penuh Kreativitas, Alasan 40 Mahasiswa Permata Pilih UNP

Kampus Penuh Kreativitas, Alasan 40 Mahasiswa Permata Pilih UNP
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

 

Sebanyak 40 mahasiswa dari 10 Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) memilih Universitas Negeri Padang (UNP) sebagai universitas tujuan, karena UNP dinilai memiliki lingkungan kampus yang aman, jujur penuh kreativitas, persahabatan serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi.
Penyambutan 40 Mahasiswa program transfer kredit LPTK dalam negeri yang diselenggarakan oleh Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti selama satu semester itu disambut langsung Rektor UNP, Prof Ganefri, PhD, Selasa (17/4) di Ruang Sidang Senat UNP, Lt4 Rektorat.

Rektor UNP memperkenalkan Wakil Rektor yang hadir,  dan para dekan selingkungan UNP dan mengucapkan selamat datang di UNP dan beramah tamah dengan pimpinan civitas akademika yang hadir.

Pada kesempatan itu, Rektor UNP mengatakan wawasan luas dan pengalaman yang banyak telah terbukti mampu membuat karakter seorang mahasiswa menjadi lebih baik. Kesempatan ini dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk menambah ilmu dikampus baru, mengembangkan jati diri, menambah pengalaman, dan memperluas jaringan pertemanan. Inilah yang mendasari diadakannya program pertukaran mahasiswa antar LPTK 2018

Pada tahun 2018, UNP juga mendapat kuota untuk mengirimkan sebanyak 45 mahasiswa dalam program ini. Untuk menerima program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air (Permata) ini terdapat 10 asal universitas, diantaranya UNIMED (13), UNM (2), UM (2), UNESA (2), UNNES (3), UNDIKSHA (2), UPI (10), UNY (3), UNG (2) dan UNIMA berjumlah 1 orang .

"Banyak hal yang akan kalian dapatkan selama mengikuti program transfer kredit ini nanti, mulai ikut belajar dengan teman – teman yang berbeda budaya hingga kebiasaan walaupun berbeda suku bangsa dan bahasa. Untuk itu 40 Mahasiswa yang ikut program ini dapat menggunakan seluruh fasilitas yang ada di UNP,"ujar Rektor UNP, Prof. Ganefri dalam sambutannya saat menerima 40 Mahasiswa yang mengikuti Program Transfer Kredit antar LPTK 2018 di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat UNP, Selasa (17/4).

Mungkin ada yang beranggapan kuliah kok harus pindah ke kampus lain? Tentu ini menjadi sebuah pertanyaan mendasar bagi semua orang. misi pertama adalah kita tidak harus selalu belajar tentang hard skill, namun juga soft skill yang dikolaborasikan menjadi sebuah tantangan baru. Anda harus mampu memperkenalkan diri dengan baik, reaktif dan penuh inisiatif."Selain itu anda semua harus mampu mengenal, berkumpul, dan berinteraksi langsung dengan lingkungan yang baru. Tidak hanya mata kuliah yang baru, namun anda harus mampu berinteraksi dengan para dosen pengampu, para pimpinan, teman mahasiswa, dan juga lingkungan masyarakat tempat anda tinggal",tambahnya.

Misi kedua dari program ini adalah membangun interaksi sosial untuk memperkuat ketrampilan soft skill. "Zaman sekarang anda sangat membutuhkan networking yang kuat untuk membangun karir mendatang dan bersama-sama berkontribusi pada pengembangan pembangunan negeri ini. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri tanpa jaringan yang kuat. Karena itu kami mengupayakan bagaimana mahasiswa Transfer Kredit dapat saling mengenal antar jurusan dan fakultas",ungkapnya.

Misi ketiga dari program ini adalah proses mengenal kehidupan sosio kultural ditempat lain, khususnya dikampus lain. "Anda harus dapat mengenal budaya positif dikampus yang baru dan dapat membawanya pulang untuk anda kembangkan di Universitas masing-masing. Budaya positif yang berkembang dikampus baru dapat anda tularkan/ceritakan kepada kawan-kawan di kampung halaman setelah kembali nanti.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan diiformasikan WR4, Prof Syahrial Bakhtiar program kedepan diagendakan pengenalan budaya Minangkabau dan rekreasi ke objek wisata, seperti ke Bukittinggi dan Pessel. (Humas UNP)