Pimpinan Universitas dan Fakultas Diskusi Terbatas Dewas BLU UNP

Pimpinan Universitas dan Fakultas Diskusi Terbatas Dewas BLU UNP
Printer Friendly, PDF & Email

Diskusi terbatas pimpinan universitas dan fakultas selingkungan UniversitasNegeri Padang (UNP) bersama Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) yang dilaksanakan di Ruang Sidang Senat Lt4 Gedung Rektorat UNP, Kampus Air Tawar, Jln Prof Hamka dipimpin langsung Rektor, Prof Ganefri, Jumat (11/1/2019).

Ganefri dalam sambutannya mengharapkan agar diskusi terbatas bersama Dewan BLU UNP dapat membahas sejumlah agenda  evaluasi dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja guna mewujudkan visi dan misi UNP yakni salah satu universitas unggul di Asia Tenggara pada tahun 2020.

a

Pada kesempatan itu, Ganefri menyampaikan capaian sasaran pada tahun 2018 yang telah dilaksanakan termasuk hambatan atau kendala yang ditemui dalam dalam implementasi pelaksanaan program tahun 2018 sehingga dapat dinilai dan dipelajari untuk perbaikan kegiatan pada tahun 2019.

"Diskusi ini selain  mengevaluasi program kerja tahun 2018 juga sebagai ajang silahturahmi Dewas BLU UNP dengan pimpinan universitas dan fakultas guna bertukar pikiran," ujarnya usai mempresentasikan kaleideskop UNP tahun 2018 yang dihadiri para Wakil Rektor, Para Dekan dan kepala biro selingkungan Universitas Negeri Padang.

Ketua Dewan Pengawas UNP, Prof Dr Paulina Pannen MLs dalam menanggapi paparan Rektor UNP mengapresiasi peningkatan pelayanan dan capaian yang telah dicapai UNP selama tahun 2018. Namun untuk kemajuan UNP dimasa mendatang diharapkan standar mutu yang lebih tinggi. "Kompetisi UNP tidak hanya local dan regional saja tapi standar kompetisinya mesti selevel ASEAN, Asia sehingga UNP bias berbicara ditingkat global nantinya," ujar Paulina.

a

Disisi lain, Paulina mengakui Rektorship UNP sudah baik untuk menjemput ketertinggalan dimasa lalu, sehingga UNP sudah bias melambung di papan tengah universitas terkemuka di Indonesia.  "Namun untuk pengembangan universitas dimasa mendatang UNP mesti fokus, misalnya UNP focus pada pendidikan vokasi, tentu hal itu perlu reformasi kurikulum," ujarnya.

Sementara itu, Heru Pudyo Nugroho dan Surya di Asmi, anggota Dewas UNP, mengapresiasi daya serap yang sesuai dengan ketentuan dan transparansi dan akuntabilitas. (Humas UNP)