Penuhi tuntutan abad 21, PKM FMIPA UNP Gelar Workshop Modul Matematika

Penuhi tuntutan abad 21, PKM FMIPA UNP Gelar Workshop Modul Matematika
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Padang -- Suherman, anggota Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang (UNP) menyatakan guru-guru anggota MGMP Matematika Kota Padang telahdilatih untuk membuat Modul Matematika berbasis integrasi pembelajaran STEM,  PPK, Literasi, 4C dan HOTS dengan bimbingan dari instruktur dosen Fakultas Matemateka Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNP. Hal itu dibenarkan oleh Ketua Tim PKM Matemateka FMIPA UNP untuk Kota Padang, Dr. Irwan.

"Kegiatan akan diikuti oleh seluruh anggota MGMP Matematika Kota Padang yang terdiri dari guru kelas X, XI dan XII. Terkait pelaksanaan yang digunakan untuk mengatasi permasalahan guru pada sekolah mitra berbentuk penyuluhan dengan bentuk kegiatan workshop atau pelatihan," kata Irwan didampingi anggota PKM lainnya Sri Elniati, MA, Sabtu (30/11).

Irwan menuturkan bahwa guru Matematika SMA Kota Padang masih terfokus pada penggunaan buku teks resmi Kemendikbud dalam pembelajaran di kelas. Di samping buku teks resmi Kemendikbud, guru juga menggunakan buku teks keluaran penerbit yang sudah disetujui oleh Kemendikbud. 

Dalam rangka melengkapi pemenuhan kebutuhan siswa akan bahan ajar, sambung Irwan, diperlukan strategi pembelajaran yang dapat membimbing peserta didik untuk menguasai keempat hal tersebut yakni dengan pembelajaran integratif STEM. 

"Proses pembelajaran pada satuan pendidikan di abad 21 mesti diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik," kata Irwan.

Sri Elniati mengatakan, pembelajaran integratif STEM memuat kegiatan untuk mengembangkan keterampilan siswa, sehingga siswa terlatih mandiri, kreatif dan berpikir kritis untuk menemukan solusi permasalahan pembelajaran termasuk pada pemahaman dan pengembangan ilmu pengetahuan terapan dalam kehidupan sehari-hari. STEM (Science, Technology, Engeneering and Mathematics) merupakan pendekatan baru dalam perkembangan dunia pendidikan yang mengintegrasikan lebih dari satu disiplin ilmu. 

"Berdasarkan kondisi kekinian pembelajaran di Abad 21, dipandang perlu bagi guru untuk menyiapkan bahan ajar berupa modul agar sesuai dengan tuntutan menghadapi abad 21. Bahan ajar berbentuk modul tersebut akan mencakup 4 hal, yaitu pendidikan penguatan karakter (PPK), literasi, 4C (Communicative, Collaborative, Critical Thinking, and Crative Thinking), serta Higher Order Thinking Skill (HOTS)," kata Sri Eliniati menambahkan.

Saat ini, Tim PKM UNP tersebut selain mendapat modul pembelajaran matemateka Abad 21, nantinya juga menghasilkan artikel yang akan diseminarkan pada seminar ilmiah nasional. (Agusmardi/Humas UNP)