UNP Maksimalkan Reformasi Birokrasi, WBK dan WBBM Terus Bergulir

UNP Maksimalkan Reformasi Birokrasi, WBK dan WBBM Terus Bergulir
Printer Friendly, PDF & Email

Padang -- Perubahan perilaku dan budaya kerja aparatur negara dalam penyelanggaran pelayanan publik di Universitas Negeri Padang (UNP), khususnya pada pelayanan akademik pada mahasiswa terus ditingkatkan. Sehingga penyelenggaraan maksimal dari pelayanan akademik yang berorientasi sepenuhnya terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good government governance) dapat dicapai.

Adapun Untuk tahun 2019 ini UNP telah membentuk Tim Reformasi Birokrasi (RB) yang sudah mulai bekerja dalam rangka mengimplementasikan Program Reformasi Kemenristekdikti di lingkungan UNP yang mana pada tahun 2019 lebih ditekankan pada Zona Integritas Menuju WBK/ WBBM (Wilayah Bebas Korupsi/ Wilayah Birokrasi Bersih Melayani). 

"Sejak tahun 2017 UNP tetap komitmen dalam mendukung program demi program yang sejalan dengan RB tersebut, diantaranya menyusun Buku Peta Jalan Reformasi tahun 2017 untuk Tahun 2018 telah dilakukan evaluasi awal dan telah mendapat nilai positif dengan terpilihnya UNP sebagai Institusi dengan Keterbukaan Informasi Publik terbaik di tingkat Sumbar dalam 2 tahun berturut-turut, yakni 2018 dan 2019 dan meraih 5 Perguruan Tinggi terbaik dalam keterbukaan informasi publik," ujar Prof Ganefri saat memberikan pengarahan pada rapat evaluasi Tim RB UNP, Jumat (12/7).

Ganefri dihadapan Tim RB mengharapkan agar bekerja lebih optimal lagi memperbaiki dan memperbaharui pencapaian RB tahun lalu dan perlu memaksimalkan kesiapan Standar Operating Prosedure (SOP) serta implementasi di lapangan. Selain itu Program RB UNP perlu dievaluasi lagi dan tentunya juga didukung oleh Survey Internal dan eksternal tentang pelayanan publik di tahun ini, yang ditujukan pada masyarakat kampus dan masyarakat luar kampus. 

"Sebenarnya yang diharapkan dari RB adalah perubahan perilaku dan budaya kerja aparatur negara dalam penyelanggaran pelayanan publik di UNP, khususnya pada pelayanan akademik pada mahasiswa", tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim RB UNP Prof. Dr. M. Zaim, M.A, mengatakan sudah seyogyanya program RB UNP perlu dievaluasi lagi dan tentunya juga didukung oleh Survey Internal dan eksternal tentang pelayanan publik di tahun ini, yang ditujukan pada masyarakat kampus dan masyarakat luar kampus. 

Ditambahkan Prof. Zaim, yang sehari-harinya Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), tim RB UNP akan menggarap 8 bidang Evaluasi RB yang terdiri dari  6 bidang yang tergolong proses dan 2 bidang lagi termasuk output, dan tim akan bekerja intensif sampai awal Agustus tahun ini. (Humas UNP)