Pusat Kajian Kewirausahaan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni

Pusat Kajian Kewirausahaan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni
Kategori

Kampus Selatan (01/18). Sejumlah mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni  (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) mendirikan unit kegiatan mahasiswa tingkat fakultas bernama Pusat Kajian Kewirausahaan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni atau disebut dengan PKK-M FBS. Pusat kajian ini digagas oleh dua orang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni yakni Vovvy Z. dan Syahrul Hamdani.

Pusat kajian mahasiswa ini didirikan berdasarkan latar belakang pemahaman bahwa mahasiswa bahasa dan seni tidak hanya ahli dan mumpuni pada bidang bahasa atau seni saja, tetapi para mahasiswa juga mampu berkarya melalui kegiatan wirausaha. Selain itu mengingat tuntutan MEA di Indonesia pada tahun 2020 serta kampus UNP menuju kampus madani yang punya jiwa wirausaha.

Menurut Wakil Dekan III FBS UNP, Drs. Esy Maestro, M.Sn. mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni memang perlu melakukan kegiatan berwirausaha. Hal tersebut disampaikan ketika Vovvy Z. dan Syahrul Hamdani menemui Wakil Dekan III Fakultas Bahasa dan Seni diruangannya.

Esy Maestro, M.Sn. menjelaskan, “Mahasiswa FBS ini membutuhkan kegiatan di bidang wirausaha. Saya juga sudah berniat untuk mendirikan suatu badan khusus yang bergerak di bidang kewirausahaan, termasuk di dalamnya melaksanakan program PKM atau PMW yang diadakan oleh kampus kita untuk para mahasiswa. Jadi, apa yang digagas oleh mahasiswa saya ini sangat saya dukung dan saya apresiasi.”

Kemudian beliau melanjutkan, “ini adalah hal positif yang harus kita dukung secara bersama-sama, karena ini merupakan suatu bidang baru yang diadakan di Fakultas Bahasa dan Seni yang rata-rata kegiatan mahasiswanya hanya mengenai bahasa atau seni.”

Ketika dimintai keterangan, Syahrul Hamdani selaku penggagas unit kegiatan mahasiswa ini menyebutkan, “Pusat Kajian Kewirausahaan Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni ini kita dirikan karena kita melihat bahwa sebagai mahasiswa yang mampu menghasilkan banyak produk berupa karya seni, Fakultas Bahasa dan Seni mesti mampu menjadikan karya ini tidak hanya sebatas karya saja, tetapi juga sebagai wadah untuk menambah pundi-pundi keuangan mahasiswa, sebab kita tidak bisa memungkiri bahwa untuk menghasilkan suatu karya seni membutuhkan biaya yang rata-rata tidak murah.”(Fitra Wahyudi)

http://fbs.unp.ac.id/8-uncategorised/berita/415-pusat-kajian-kewirausahaan-mahasiswa-fakultas-bahasa-dan-seni

Sumber

http://fbs.unp.ac.id/8-uncategorised/berita/415-pusat-kajian-kewirausah…