PKKMB HARI 1: Mahasiswa Harus Memiliki Keterampilan Global

PKKMB HARI 1: Mahasiswa Harus Memiliki Keterampilan Global
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Padang -- Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru bagi Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2019 di Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menampil sesi pertama, Selasa (23/7) Wakil Rektor 4, Prof Syahrial Baktiar. Dihadapan 3500 orang mahasiswa baru di Auditorium UNP, Prof. Syahrial Bakhtiar tampil energik dan komunikatif dengan materi "General Education". Dalam paparannya dikatakan bahwa perubahan global yang cepat menuntut adanya percepatan pula dalam penguasaan ilmu sains dan teknologi, sejalan dengan itu perlu adanya generasi muda khususnya mahasiswa dengan penguasaan bahasa asing dan keterampilan lainnya. Bahkan, Syahrial Bakhtiar, yang dalam pengabdian masyarakatnya di Sumatera Barat pernah memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumbar ini berbagi cerita tentang pengalamannya belajar Bahasa Inggris waktu di kampus sebagai dosen di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). 


Syahrial Bakhtiar, yang sehari-harinya guru besar di FIK UNP ini memberi spirit pada mahasiswa baru, "tidak ada waktu terlambat untuk belajar bahasa", ujarnya, yang sehari-hari Wakil Rektor 4 UNP itu. Dimoderatori Risma Afdaleni, ST, MT, dosen Fakultas Teknik UNP, juga mengingatkan bahwa variabel karakter sangat penting apalagi di era Revolusi Industri 4.0 yang penuh persaingan dan ketergantungan antara manusia dengan dunia IT.

Disesi akhir dilakukan foto bersama dengan mahasiswa baru yang berpartisipasi selama acara, sebagai reward atas keberanian dalam bertanya. Kegiatan PKKMB di UNP berlangsung selama 3 hari dan mengagendakan berbagai kegiatan interaktif. Sementara itu, di sesi kedua, tampil WR 1 Prof. Dr. Yunia Wardi, M.Si yang menyampaikan materi Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia dan Sistem Akademis di Perguruan Tinggi. Dengan semangat oleh Guru Besar bidang Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi UNP ini, ia mengajak mahasiswa baru merubah mindset belajarnya dan menyesuaikan diri dengan iklim belajar dan budaya akademis di Perguruan Tinggi. Pemaparan mantan Dekan FE dua periode ini, dimoderatori oleh Dr. Erianjoni, M.Si yang juga Dosen Jurusan Sosiologi FIS UNP. (Humas UNP)