Mahasiswa UNP Beradu Mosi di Lomba Debat Konstitusi VI Prodi PKn

Mahasiswa UNP Beradu Mosi di Lomba Debat Konstitusi VI Prodi PKn
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Padang -- Di tengah meningkatnya eskalasi mahasiswa Indonesia melakukan aksi demonstrasi mengkritisi kebijakan yang mereka pandang tidak aspiratif oleh elit politik, namun di UNP terjadi peristiwa adu mosi antar mahasiswa se-UNP terjadi dalam acara Debat Konstitusi Jilid VI yang digelar oleh Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FIS UNP Sabtu dan Minggu (5-6/10/2019)

Acara yang berlangsung di Aula FIK UNP diikuti oleh 24 tim. Menurut Ketua Pelaksana Dr. Junaidi Irawadi, M.Pd, debat yang berlangsung di Aula FIK UNP diikuti oleh 24 tim. Hal ini membuktikan animo mahasiswa untuk mengikuti lomba ini meningkat dan malah panitia terpaksa menolak pendaftaran yang sudah melampaui kuota.

Wakil Rektor III UNP yang diwakili Staf Ahli Dr. Hasan Maksum, M.T ketika membuka acara ini bahwa debat merupakan salah satu sarana yang tepat untuk membentuk daya berpikir dan analisis mahasiswa, dan UNP telah banyak menorehkan banyak prestasi nasional, untuk itu perlu dipertahankan melalui ajang pencarian bakat pada lomba ini. Kegiatan yang sudah berjalan sejak tahun 2013 tersebut menggambil tema " Pancasila dan Pemuda Milenial dalam Bingkai Revolusi Industri 4.0" menghadirkan Dewan Juri dari berbagai kalangan baik dari akademisi, ormas dan LSM. 

"Agar kita independent dalam penilaian kita libatkan berbagai unsur" kata Dr. Hasrul Piliang, M.Si Ketua Jurusan S1 PKn yang juga mantan Kadis Infokom Kota Padang itu. Pada kegiatan tahun ini diperdebatkan topik-topik yang menarik dan kontroversial, seperti isu pemindahan ibu kota, penerimaan CPNS bagi penyandang disabilitas, revisi UU KPK dan lain-lain. (Humas UNP)