Kuliah Umum di RSG FT, Bunyamin Maftuh Beberkan Problema SDM PT

Kuliah Umum di RSG FT, Bunyamin Maftuh Beberkan Problema SDM PT
Kategori

Padang - Direktur Karir dan Kompetensi Sumbar Daya Manusia Kemenristekdikti, Prof Dr Bunyamin Maftuh, M.A, M.Pd memaparkan sejumlah problema SDM perguruan tinggi di Indonesia.

Problema tersebut dikatakan Bunyamin Maftuh berdasarkan indeks inovasi dan pendidikan tinggi di dunia, Indonesia hanya masuk pada kelas seperdua ke bawah.

"Menyoal masalah publikasi internal keilmiahan pun masih berada di bawah Malaysia. Publikasi yang dilakukan banyak plagiat, 10 universitas terbesar kita masih kalah hasil publikasi dengan satu universitas di Malaysia," sebut Bunyamin Maftuh dalam kuliah umum di Ruang Serbaguna FT UNP, Jumat (8/9)

Akreditasi perguruan tinggi Indonesia juga masih banyak yang berada di level C. "Alhamdulilah UNP  meningkatkan akreditasinya A, semoga pada 2019 peningkatan SDM dosen lebih baik lagi," katanya dalam kuliah umum yang bertema "Arah Pengembangan Karir Dosen"

Dosen pun masih ada yang hanya lulusan S1, sangat sedikit yang berpendidikan S3. Bunyamin Maftuh, menyatakan UNP mesti mengejar peningkatan strata pendidikan bagi para dosen S1 dan S2 menjadi S3 agar kualitas mahasiswa terdidik juga meningkat.

Tak hanya dosen, para mahasiswa pun banyak yang bekerja tak sesuai pada jurusannya. Misalnya saja kurangnya wirausahawan mahasiswa, teknisi dan guru. Hal inilah yang juga ingin diperbaikinya. Lulusan keguruann misalnya, diharapkan dapat mengikuti sertifikasi guru.

Sebelumnya Rektor UNP dalam sambutanya mengatakan bahwa ia akan meningkatkan kompetensi para dosen yang mengajar di UNP, guna memacu mutu lulusan.
Disisi lain keberpihakannya untuk memberikan anggaran dana yang tinggi bagi dosen yang melakukan publikasi ilmiah dan memperbanyak jumlah dosen yang berpendidikan doktor dimasa datang.

Bahkan Prof Ganefri mengakui masalah utama yang dihadapi perguruan tinggi saat ini adalah sumber daya manusia (SDM). Terbukti pada saat akreditasi institusi, faktor SDM bisa mendapatkan penilaian terendah. Demikian sinyalemen Rektor UNP, ketika membuka acara Kuliah Umum itu.

Usai kuliah umum, Rektor UNP memberikan cenderamata kepada Direktur Karir dan Kompetensi Sumbar Daya Manusia Kemenristekdikti, Prof Dr Bunyamin Maftuh, didampingi para wakil rektor lainya. Peserta kuliah umum terdiri dari para dosen selingkungan UNP. (Humas UNP)

dsf

fsd