Hadiri Seminar Iptek POMNas 2019, Rektor UNP Ajak Inovasi Riset Olahraga Diprioritaskan

Hadiri Seminar Iptek POMNas 2019, Rektor UNP Ajak Inovasi Riset Olahraga Diprioritaskan
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Jakarta -- Para Dekan fakultas olahraga se-Tanah Air dan beberapa guru besar olahraga berseminar di Jakarta, Senin (23/9) lalu. Salah seorang nara sumbernya adalah Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri, Ph.D yang membahas pembangunan SDM Olahraga.

Rupanya, Rektor UNP, Prof. Ganefri menjadi pembicara mewakili Rektor LPTK Se-Indonesia dan berkaitan dengan rencana penunjukan UNP sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) XVII-2021. Prof. Ganefri menyebutkan saat ini animo para pelajar Indonesia sudah bergeser, yang dulunya pelajaran yang diminati itu olahraga namun sekarang tidak lagi. Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D juga mengharapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk lebih memberikan perhatian yang serius terhadap pengembangan olahraga mahasiswa. 

"Mudah-mudahan dengan adanya momentum menjadi tuan rumah POMNas ke-17 nanti dukungan Pemprov Sumbar terhadap pembinaan olahraga mahasiswa lebih baik lagi," ujar Prof. Ganefri.


Rektor UNP yang masuk Finalis Academic Leader Kemenristekdikti 2019 menyampaikan animo masuk fakultas olahraga menurun sepanjang beberapa tahun belakangan. Faktanya banyak mahasiswa fakultas olahraga yang lulus masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur mandiri dari pada jalur SNMPTN atau SBMPTN, karena melalui jalur ini mensyaratkan fortopolio.

"Kita saat ini sedang berjuang agar Kemenristekdikti tidak lagi mensyaratkan fortofolio tapi melalui tes keterampilan bagi calon mahasiswa fakultas olahraga," terang Prof. Ganefri, yang disambut dukungan setuju para dekan FIK Se-Indonesia. Diujung pembicaraanya, Prof. Ganefri merilis data kondisi budaya keolahragaan masih rendah yang tercermin dari tingkat kemajuan pembangunan olahraga Indonesia yang hanya mencapai 23 persen (Sport Development Index), dimana indek itu dihitung berdasarkan angka indeks partisipasi, ruang terbuka, sumber daya manusia dan kebugaran, yang diungkapkan oleh Kemenpora RI tahun 2017.

"Hal ini mestinya dalam perkembangan teknologi sekarang riset dan inovasi keolahragaan perlu ditingkatkan," harapnya. Sebelumnya, sebagaimana dilaporkan oleh Prof. Syofian Hanif, Ketua Panitia POMNas, Seminar ini diikuti para dekan fakultas olahraga, guru besar, dan para akademisi olahraga dengan menghadirkan nara sumber Gubernur DKI, Direktur Kemahasiswaan Ditjen Belmawa Kemenristekdikti, Didin Wahidin, Guru Besar Olahraga UNJ, Prof. Firmansyah Dlis dan Rektor UNP, Prof Ganefri, Ph.D. Seminar ini digelar dalam rangka menyemarakan pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) ke-16 di Jakarta, bertajuk “Revitalisasi Olahraga Nasional Melalui Pembinaan Olahraga Mahasiswa Dalam Era Revolusi Industri 4.0″, di Jakarta. (Humas UNP)