Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Negeri Padang dan Kabupaten Lima puluh Kota

RektoR
Kategori

Bencana yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota  Sumatera Barat belakangan ini membuat banyak pihak prihatin terhadap kondisi yang ada, termasuk Universitas Negeri Padang. Kepala Pusat Kajian Lingkungan Hidup UNP, Dr. Indang Dewata, M.Si. bersama tim dan jajarannya tidak membuang waktu lama untuk langsung terjun ke lokasi bencana melakukan kajian yang pada akhirnya terjadi komunikasi intensif antara Pimpinan Daerah (Bupati) Kabupaten Limapuluh kota dengan pihak PKLH UNP untuk duduk bersama membicarakan masalah yang ada dan penangannya ke depan , yang puncaknya adalah dilaksanakannya Penandatanganan MoU antara UNP dan Kabupaten Limapuluh Kota, yang diselenggarakan di Ruang Sidang Rektor UNP, Senin, 03 april 2017. Di tengah tengah acara dipresentasikan oleh PKLH UNP hasil pantauan dan kajian ke daerah bencana di Kabupaten Limapuluh Kota Sumbar.

Hadir Rektor , Wakil Rektor IV, Para Dekan, Direktur Pascasarjana di Lingkungan UNP,  Bupati Kabupaten Limapuluh Kota beserta Jajaran, Kepala BPBD, utusan Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup baik Daerah maupun Propinsi Sumbar serta jajaran PKLH UNP.
Dalam sambutannya Rektor Prof. Ganefri, Ph.D. menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Bupati Kabupaten Limapuluh Kota kepada UNP, demikian sebaliknya Bupati Kabupaten Limapuluh Kota menyampaikan rasa terimakasih dan bangganya kepada UNP atas perhatiannya yang begitu besar kepada Kabupaten Limapuluh kota atas bencana yang terjadi. Beban yang begitu besar, rasanya begitu ringan ketika UNP menawarkan kerjasama untuk bersama sama membangun kembali baik kondisi sosial, ekonomi daerah bencana Kabupaten Limapuluh Kota Sumbar, imbuh Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Ir. Irfendi Arbi,MP.

DASFDSF

GDFGGDSG

Suasana saat acara berlangsung

 

Bagian Kerjasama dan Humas