Bakal Tampil 185 Pemakalah pada ICLA-7, Pembicara Kunci Dari Luar Negeri

Bakal Tampil 185 Pemakalah pada ICLA-7, Pembicara Kunci Dari Luar Negeri
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Padang -- Sebanyak 185 makalah akan dipresentasikan pada Konferensi Internasional Bahasa dan Seni, yang dihelat di Gedung Hospitality Universitas Negeri Padang, Jln Dr. Hamka, Air Tawar Padang, Jumat (19/10) besok. Ketua Pelaksana Prof. Yeni Rozimela, Ph.D bahwa 185 makalah yang dipresentasikan itu berasal dari forum Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) sebanyak 25 makalah, FBS UNP 77 makalah, UNP (selain FBS) 30 makalah, luar negeri (cina) 1 makalah dan dari dalam negeri lainya 52 makalah.

Bakal Tampil 185 Pemakalah pada ICLA-7, Pembicara Kunci Dari Luar Negeri

"Mudah-mudahan 185 pemakalah siap mempresentasikan makalahnya," ujar Yeni Rozimela.Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan konferensi internasional yang bertajuk International Conference on Languages and Arts (ICLA-7) juga dalam rangka menyemarakan Dies Natalis UNP Ke-64.

 

Bakal Tampil 185 Pemakalah pada ICLA-7, Pembicara Kunci Dari Luar Negeri

"Melalui konferensi ini para peneliti dan praktisi di bidang bahasa dan seni bertukar pikiran untuk mencarikan strategi yang inovatif untuk menjawab tantangan pendidikan bahasa dan seni dimasa mendatang," ujar Yeni. Yeni pun menjelaskan, cepatnya perkembangan sains dan teknologi yang berdampak pada proses belajar mengajar adalah salah satu latarbelakang dari konferensi ini. Diantaranya penggunaan gadget yang berlebihan oleh para siswa.

Bakal Tampil 185 Pemakalah pada ICLA-7, Pembicara Kunci Dari Luar Negeri

Disamping itu, dikatakan Yeni tema yang diusung pada ICLA-7 kali ini adalah "Terobosan untuk keunggulan penelitian di bidang Bahasa dan Seni dan Pendidikan. Kesan konferensi berskala internasional, FBS UNP menghadirkan pembicara kunci dari luar negeri yakni Prof. Low Ee Ling (Singapura), Dr, Anna Filipi (Australia), MS Hema Rajagopalan (Amerika dan Prof. Rettberg Wolfgang (Jerman) dan pembicara kunci dari UNP sendiri diantaranya Prof. Dr Harris Effendi Tahar, Indrayuda. (Humas UNP)