PKM DOSEN BK FIP UNP: Resiliensi Remaja Panti Asuhan Kota Pariaman Cukup Baik

PKM DOSEN BK FIP UNP: Resiliensi Remaja Panti Asuhan Kota Pariaman Cukup Baik
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Padang -- Dikatakan Konselor Universitas Negeri Padang, Dr. Netrawati, resiliensi anak panti Kota Pariaman dalam kehidupan masih memiliki kapasitas  yang baik dalam  beradaptasi  dengan  keadaan,  merespon  apa  yang  terjadi  dalam  kehidupan dengan  positif  dan  sehat. Hal itu berdasarkan hasil penelitiannya yang melibatkan 43 orang remaja di Panti Asuhan di kota yang dipimpin Genius Umar.

Untuk itu, kecenderungan resiliensi remaja panti Kota Pariaman yang berada pada kategori cukup dalam menyesuaikan diri, yaitu sebesar 44,19%. Perlu tindak lanjut dari pembina panti asuhan untuk membantu remaja panti dalam meningkatkan resiliensi dan menyesuaikan diri dan perhatian Pemko Pariaman.

Relisiensi, sebut Netrawati adalah istilah psikologi yang digunakan untuk mengacu pada kemampuan seseorang untuk mengatasi dan mencari makna dalam peristiwa seperti tekanan yang berat yang dialaminya, di mana individu meresponnya dengan fungsi intelektual yang sehat dan dukungan sosial. 

"Penyesuaian diri dari realita kehidupan bagi anak-anak remaja Panti di Kota Pariaman memiliki kapasitas yang cukup," ujar Netrawati Dosen BK Fakultas Ilmu Pendidikan UNP dalam perbincangannya dengan wartawan, Selasa (3/12). 

Sementara itu, Prof. Neviyarni mengatakan, resiliensi penting dan dibutuhkan oleh individu karena dalam kehidupan, individu tidak bisa lepas dari situasi dan kondisi sulit yang dapat membuat individu mengalami stres dan tidak dapat dihindari. 

"Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UNP, yang kami lakukan ini mengantisipasi depresi, keputusasaan dan trauma psikologis bagi remaja panti asuhan lebih rentan terhadap resiko," imbuhnya. (Agusmardi/Humas UNP)