LP2M UNP Gelar "Coaching Reviewer Internal" Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

LP2M UNP Gelar "Coaching Reviewer Internal"  Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Category

Rektor Universitas Negeri Padang, Prof Ganefri, Ph.D sangat antusias mendorong dosennya untuk menghasilkan penelitian secara kuantitas dan kualitas penelitian dosen. Untuk itu,  Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNP menggelar Coaching Reviewer Internal, Rabu (17/5). Coaching itu menghadirkan narasumber Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemenristek Dikti Prof. Dr. Saryono.M.Si dan Dr Sukardi.M.T
Ganefri mendorong dosen UNP untuk menghasilkan penelitian lebih banyak lagi. Ini disebabkan dosennya hanya memposisikan diri sebagai guru yakni hanya mengajar sehingga mengejar kelebihan jam mengajar. Padahal, tugas dosen adalah meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat.

Dijelaskan sekretaris LP2M, DR. Alnedral, UNP tahun2017 sudah menyiapkan insentif bagi dosen yang menghasilkan penelitian. Mulai tahun ini UNP menerapkan budaya meneliti dan pengabdian masyarakat. Dengan demikian, dia mentargetkan LP2M UNP tahun ini jumlah publikasi di jurnal ilmiah internasional tiga ratus publikasi ilmiah internasional bereputasi.
Ditambahkanya, dosen UNP dimasa mendatang harus seimbang jam mengajar dan waktu penelitian dan pengabdian masyarakat. Padahal, jika dosen mau cepat kaya jangan hanya mengajar melainkan banyak riset. Apalagi dihubungkan dengan dunia industri.
Prof Dr Saryono mengungkapkan tingkat produktivitas penelitian dosen Indonesia perlu dipacu. Karena setiap tiga tahun pemerintah melakukan evaluasi terhadap LP2M. Ada empat yang dinilai dalam peningkatan status LPM. Di antaranya, kuantitas dan kualitas penelitian dosen, banyaknya guru besar, doktor dan lain-lain. Kedua, manajemen penelitian termasuk dana internal penelitian institusi output publikasi ilmiah dan revenite generaling seberapa banyak penelitian mampu menghasilkan income bagi lembaga. Di Bali baru Unud yang meraih predikat mandiri.  Namun demikian, dia mengakui UNP memiliki potensi besar untuk memenuhi tiga ratusan publikasi ilmiah itu. Coaching ini diawali dengan laporan Ketua LP2M, Prof Dr Rsudinal, dan sambutan sekaligus pembukaan oleh Rektor UNP.