Kembang Sistem Aquaponik, PKM UNP di Sunua Pariaman Lirik Pemuda Putus Sekolah
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Padang -- Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang yang dipimpin Yohandri, Ph.D di Sunua Kabupaten Padang Pariaman  fokus membidik segmen pemuda putus sekolah dengan memberikan pelatihan pembuatan sistem aquaponik yang mengabungkan antara budi daya ikan
air tawar dengan budi daya sayuran secara bersamaan.

Yohandri mengatakan, dikenagarian Sunua, banyak pemuda yang putus sekolah dan tidak memiliki pekerjaan secara tetap. Sebagian pemuda bekerja secara serabutan karena tidak memiliki keterampilan yang memadai untuk membuka suatu usaha. Kelompok pemuda ini rata-rata hanya menamatkan pendidikan Sekolah Menengah Atas dan merupakan kelompok yang tidak produktif secaraekonomi. Kelompok pemuda ini memiliki keinginan untuk bekerja dan memiliki ekonomi yang baik, namun rendahnya keterampilan sangat sukar untuk mendapatkan pekerjaan tetap dengan hasil yang memadai.

Melihat kondisi ini, sambungnya, maka ia bersama Zulhendri Kamus, Dinul Ihsan dan Gita Rabelsa dan memberikan pelatihan pembuatan sistem aquaponik yang mengabungkan antara budi daya ikan air tawar dengan budi daya sayuran secara bersamaan. 

Kelompok pemuda "Insan Madani" Sunua Padang Pariaman, kata Yohandri mengalirkan Air kolam pada pipa-pipa tempat dimana bibit sayur ditumbuhkan. Air kolam menjadi pupuk dan nutrisi bagi sayuran. Air yang telah melewati sayuran dalam pipa selanjutnya akan kembali dialirkan ke dalam kolam. Pola budidaya aquaponik ini sangat menguntungkan karena dapat menghasilkan sayuran dan ikan secara bersamaan dalam satu kegiatan. 

"Hal ini dapat menjadi jenis usaha baru bagi kelompok pemuda "Insan Madani". Tahap pengembangan system aquaponic dapat dilaksanakan dengan baik dengan capaian kegiatan diperkirakan sekitar 75 %," kata Yohandri menjelaskan. (Agusmardi/Humas UNP)