Dorong Dosen Raih Dana Penelitian DRPM 2020, LP2M UNP Gelar Sosialisasi dan Coaching 

Dorong Dosen Raih Dana Penelitian DRPM 2020, LP2M UNP Gelar Sosialisasi dan Coaching 
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Padang --  Sedikitnya 400-an dosen Universitas Negeri Padang mengikuti Sosialisasi dan Coaching Clinic Proposal Penelitian tahun 2020. Kegiatan yang diusung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNP bertujuan untuk memantapkan UNP sebagai Perguruan Tinggi (PT) Riset kelompok utama di Indonesia tahun 2018 dan menuju PT kelompok mandiri tahun 2020.

"Pengalaman kami dalam meningkatkan penelitian dosen tidak cukup dengan mengalokasikan 15% dana PNBP untuk riset dan pengabdian masyarakat, dapat dukungan dari Kemenristekdikti suatu hal penting. Untuk itu kepada para dosen mesti berpacu meraih dana DRPM pada tahun 2020 mendatang, melalui sosialisasi dan coaching clinic mari kita tingkatkan raihan dana penelitian DRPM," ujar Rektor UNP, Prof Ganefri, PhD saat membuka kegiatan ini, Jumat (5/7).

LP3M UNP menggelar Sosialisasi dan Coaching Clinic Proposal Penelitian tahun 2020 berlangsung selama dua hari, Jumat (5/7) hingga Sabtu (6/7) di Ballroom Hospitallity UNP, dengan menghadirkan Prof. Dr. Ocky Karna Rajasa, M. Sc Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristekdikti RI dan  dan Reviewer Nasional Prof. Dr . saryono, M. Si.

Prof. Dr. Ocky Karna Rajasa, M. Sc menuturkan peran UNP selama dua tahun ini semakin mantap sebagai PT Riset kelompok utama di Indonesia dan pada tahun 2018 mendapat perhatian khusus dari Menristekdik RI. Selain itu memasuki tahun 2020 mendatang diharapkan menuju PT kelompok mandiri. 

"Keberhasilan ini ditandai dengan keberhasilan peneliti UNP sebagai peraih dana riset nomor 1 di Indonesia kelompok LPTK dan ranking 2 Nasional kelompok utama," tutur Prof Ocky seperti yang dikutip Dr Nofrion, MPd yang juga pembawa acara pembukaan dalam kegiatan ini.

Lebih lanjut dikatakan Prof. Ocky, kontribusi UNP yang maksimal pada tahun 2018 juga berdampak pada jumlah riset Indonesia juga berdampak pada publikasi. Tahun 2018, Indonesia berhasil menempati ranking 2 ASEAN dengan 31.009 publikasi di bawah Malaysia. Indonesia sudah unggul dibanding Singapore, Thailand dan Vietnam. (Humas UNP)