Ratusan Siswa Se-Pessel Ikuti Sosialisasi Jalur Masuk UNP

Ratusan Siswa Se-Pessel Ikuti Sosialisasi Jalur Masuk UNP
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Ratusan pelajar dari beberapa sekolah tingkat SLTA se-Kabupaten Pesisir Selatan mengikuti Sosialisasi Seleksi Nasional/Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SN/BMPTN) dan Jalur Masuk Mandiri 2019 yang diselenggarakan Universitas Negeri Padang, Kamis (7/2/2019).

Sosialisasi SN/BMPTN dan Jalur Mandiri 2019 oleh UNP di Kabupaten Pessel itu mengadirkan  Prof Dr Ermanto, Wakil Dekan 1 Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP dan Wakil Dekan 2 Fakultas Ilmu Olahraga (FIK) UNP serta tim sosialisasi lainnya, Jonni, M.Pd, Agusmardi, Ruslan dan Rudi Mahesa Agus.

Para siswa Kelas 12 yang ratusan orang itu hadir didampingi para Kepala Sekolah (Kepsek), Wakil Kepsek dan para guru yang ditugaskan dan kehadiran siswa dikoordinasikan Dr.Sadrianto,M.Pd  selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumbar Wilayah Pessel di Kantor Dinas Pendidikan Pessel, Jl. Agus Salim No.001 Painan.

a

Prof Ermanto menjelaskan, UNP melakukan sosialisasi langsung kepada para siswa SLTA yang berminat melanjutkan pendidikannya ke UNP dan memberikan keterampilan kepada siswa kelas 12 untuk dapat memhami proses masuk mahasiswa baru di UNP.

"Dengan memberikan sosialisasi kepada siswa kelas 12, maka calon mahasiswa baru tersebut pada akhirnya dapat dengan mudah menentukan program studi pilihanya dan untuk memahmi proses pendaftaran, sehingga calon mahasiswa baru dapat dengan mudah memahmi jalur masuk UNP, " terang Prof Ermanto.

Sosialisasi SN/BMPTN 2019 UNP yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Pessel itu pukul 10.00 Wib hingga selesai bersamaan dengan di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Sijunjung.

Secara terpisah, Rektor UNP, Prof Ganefri menjelaskan, sosialisasi ini merupakan salah satu media bagi UNP menyampaikan kebijakan-kebijakan dan informasi baru seputar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2019, khususnya mekanisme SN/BMPTN dan Jalur Mandiri.

Mantan Dekan FT UNP ini menjelaskan, Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) menyatakan pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi dilakukan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri yang dilaksanakan oleh PTN bersangkutan.

a

Sekarang komposisi kebijakan PMB sebesar 20 persen untuk alokasi SNMPTN, 50 persen untuk alokasi SBMPTN, dan 30 persen Seleksi Mandiri, kuota penjaringan mahasiswa baru tersebut akan berbeda pada tiap-tiap fakultas karena menyesuaikan dengan karateristik masing-masing. Sehingga jika dilihat komposisi setiap fakultas maka tidak akan sama satu sama lain. (Humas UNP)