Panlok 17 SBMPTN 2017 Dibubarkan di Ruang Senat UNP

Panlok 17 SBMPTN 2017 Dibubarkan di Ruang Senat UNP
Kategori

Panitia Lokal 17 yang menggelar SBMPTN 2017 di tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, dan Institusi Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, secara resmi Kamis (16/11) membubarkan diri.

"Wujud rasa syukur, karena sudah berhasil dalam menjalankan tugas sebagai panitia, untuk itu pengalaman kita dalam mensukseskan SBMPTN 2017 dapat kita ambil hikmahnya dan dengan ini Kamis, 16 November Panitia SBMPTN Lokal 17 saya bubarkan," ujar Rektor UNP, Prof Ganefri, PhD saat menyampaikan sambutan sekaligus pembubaran Panlok 17 di Ruang Senat UNP lantai 4 Rektorat.

Rektor UNP menyebutkan SBMPTN 2017 di Panlok 17 diikuti sebanyak 38.791 peserta. 38.071 peserta diantaranya mengikuti ujian berbasis kertas atau paper based test (PBT). Mereka terbagi menjadi tiga kelompok, yakni kelompok sains dan teknologisebanyak 14.044 peserta, kelompok sosial dan humaniora 15.835 orang, serta kelompok campuran 8.192 peserta.

    Sedangkan ujian berbasis komputer atau computer based test (CBT) diikuti 720 peserta. Sebanyak 256 peserta di kelompok sains dan teknologi, sebanyak 299 orang di kelompok sosial dan humaniora, dan 165 peserta di kelompok campuran.

Ditambahkannya pada tahun 2017, UNP menyediakan 8.567 kursi untuk mahasiswa baru. Sekitar 40 persen di antaranya melalui jalur SBMPTN. Sedangkan 60 persen lagi melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan jalur mandiri. Sedangkan Universitas Andalas menerima mahasiswa baru sebanyak 5.130. Sebanyak 1.898 mahasiswa diterima melalui jalur SBMPTN 2017. Sedangkan 1.616 mahasiswa lewat jalur SNMPTN dan 1.616 lain dari jalur mandiri.

Sebelumnya, Ketua SBMPTN Panlok 17, Prof Yunia Wardi, MSi mengungkapkan selaku panitia memohon maaf, tentu panitia adalah sosok manusia yang penuh keterbatasan, namun apa yang sudah diberikan kepada para peserta, sudah kami lakukan secara maksimal.

"Terimakasih atas kerjasama kita semua, kepada segenap panitia tetap semangat," ujar Yunia Wardi dihadapan Rektor Unand, Prof. Dr.Tafdil Husni, SE. MBA dan Rektor ISI, Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS.

Dalam acara itu juga dilakukan sebuah evaluasi terhadap sebagian panitia contoh kecil terhadap perpanjangan waktu pendaftaran dan pembayaran yang semula ditutup pada 5 Mei pukul 20.00 WIB diundur hingga 8-9 Mei 2017. (Humas UNP)