UNP Gandeng Kamboja untuk Menjadi Salah Satu Universitas Unggul di Asia Tenggara
Printer Friendly, PDF & Email
Kategori

Padang --- Rangkaian Wisuda Ke-117 Universitas Negeri Padang selama Sabtu hingga Minggu (14-15/12/2019) berlangsung di Auditorium UNP. Senior Minister in Charge of Special Mission-Islamic Affairs, H E Oknha Datuk Dr Othsman Hassan dari Kamboja hadir memberikan orasi ilmiah sekaligus penandatanganan kerjasama dengan Rektor UNP, Prof. Ganefri, Minggu (15/12).

Dalam pidato wisudanya Rektor UNP menyampaikan bahwa tahun depan, UNP bakal menerima sekitar 15 orang warga Kamboja yang ingin melanjutkan pendidikan. Baik program S-1 maupun S-2, dan S-3. Selain itu, juga bakal dilakukan pertukaran mahasiswa dan dosen dengan Kamboja. 

Disaksikan wisudawan/ti sebanyak 1.406 mahasiswa periode ke-117, Ganefri menyampaikan dalam wisuda hari kedua itu, dilakukan penandatanganan kerjasama UNP dengan Senior Minister in Charge of Special Mission-Islamic Affairs, H E Oknha Datuk Dr Othsman Hassan dari Kamboja. UNP menawarkan 15 program studi (Prodi) yang terakreditasi internasional kepada Kamboja. Bahkan UNP tidak menutup diri untuk semua mahasiswa dari Kamboja yang ingin belajar di UNP. 

”Akhir Januari mendatang kami akan melakukan kunjungan balasan untuk memantapkan MoU yang telah disepakati hari ini. Tentu ini akan membuka peluang sebesar-besarnya bagi Kamboja dan UNP untuk saling mengirim mahasiswa baik S-1 maupun S-2,” ujarnya.

Langkah ini menurut Ganefri, adalah bentuk pengembangan UNP guna mencapai tujuan untuk menjadi yang terbaik di Asia. ”Dengan makin banyaknya kerja sama dengan luar negeri akan membawa nama UNP makin dikenal. Ini sekaligus misi budaya untuk mengenalkan Indonesia dan bahasa Indonesia ke dunia. Makin  banyak yang belajar di sini (UNP, red) akan makin dikenal di luar,” katanya.

Saat ini saja, ujar Ganefri, ada 65 mahasiswa asing yang berkuliah di UNP. Mahasiswa tersebut berasal dari empat negara, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Myanmar.

”Untuk Australia sebelumnya sudah ada dan baru akan dilanjutkan tahun depan. Kita harapkan akan semakin meningkatkan pengembangan ilmu pengetahuan di sini, karena yang masuk adalah orang pilihan,” katanya.

Senior Minister in Charge of Special Mission-Islamic Affairs, H E Oknha Datuk Dr Othsman Hassan dari Kamboja menyebutkan perkembangan UNP yang sangat luar biasa membuat pihaknya tertarik untuk menjalin kerja sama dengan UNP. Dengan kerjasama ini nantinya tentu akan membuka peluang pertukaran mahasiswa dari Kamboja dengan UNP ke depannya. ”Bisa saja 15 atau lebih,” katanya usai orasi Ilmiah di acara wisuda ke-117 UNP.  (Agusmardi/Humas UNP)