Calon Guru dari SM3T Nias Barat Tiba di Padang

Calon Guru dari SM3T Nias Barat Tiba di Padang
Kategori

Program pengiriman calon guru ke berbagai pelosok negeri dari kolaborasi Universitas Negeri Padang dan Kemenstekdikti tahun 2017 untuk Nias Barat berakhir. Sebanyak 85 calon guru yang tergabung dalam Program Sarjana Mendidik Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (SM3T), Kamis (24/8) telah kembali ke Padang.

Bertempat di Rektorat UNP, Jln Prof Hamka, Air Tawar, Padang, Wakil Rektor1, Prof. Dr. Yunia Wardi, M.Si didampingi Dr. Zul Amri, M.Ed dan Ketua LP3M UNP Dr. Edwin Musdi, M.Pd menyambut kepulangan rombongan SM3T itu.

WR1 UNP, Prof. Dr. Yunia Wardi, M.Si mengatakan calon guru yang mengikuti program SM3T tidak hanya mengajar dan mendidik, tetapi juga mendorong kemajuan sekolah di tempat pengabdian mereka.

”Jadi guru di daerah 3T tentu banyak sukanya karena menemukan budaya baru, suasana baru dan orang-orang baru. Pengalaman yang tidak pernah terlupakan, mengajarkan anak-anak dengan karakter yang sangat berbeda menjadi tantangan tersendiri. Kalian telah mendapat pengalaman yang cukup dari program ini, selamat datang kembali di Padang dan selamat berkumpul kembali dengan orang tua" ujar Prof. Dr. Yunia Wardi, M.Si.

aaa

Menurut Muhadjir, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memprioritaskan pengangkatan tenaga guru yang selama ini sudah mengabdi di daerah perbatasan dan daerah tertinggal melalui program sarjana mendidik terdepan, tertinggal, dan terluar (SM3T) menjadi calon pegawai negeri sipil daerah

Seperti diketahui memprioritaskan pengangkatan guru SM3T menjadi CPNS merupakan bentuk penghargaan terhadap para guru karena selama ini sudah menjalankan tugas secara baik khususnya di daerah perbatasan dan pedalaman di tanah air. (Humas/UNP)