Guru Sekolah Menengah Dharmasraya Ikuti Workshop Kepenulisan

Guru Sekolah Menengah Dharmasraya Ikuti Workshop Kepenulisan
Category

    Sebanyak 60 orang guru, perwakilan dari Sekolah Menengah/SMK selingkungan kabupaten Dharmasraya, antusias mengikuti Pendidikan dan Latihan Peningkatan Kapasitas Penulisan Karya Ilmiah dan Non Ilmiah. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyakarat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Padang (LPPM-UNP).
    Diklat yang dilaksanakan pada 11 November 2017 lalu di SMAN Unggul Dharmasraya dibuka oleh Drs. Syafriyal, pengawas pendidikan dari Dinas Provinsi Sumatera Barat, dihadiri oleh kepala Sekolah SMAN Dharmasraya, Nur Azizah, M.Si serta para peserta yang merupakan anggota dari Muswarah Guru Mata Pelajaran dari berbagai mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Sosiologi, Matematika, Fisika, Otomotif, Ekonomi, Bahasa Jepang, Matematika, Bimbingan dan Konseling, Bahasa Inggris, Geografi, PKN, Pendidikan Jasmani, dan Geografi.
    Mohammad Isa Gautama, M.Si, selaku Ketua Pelaksana Kegiatan, sekaligus salah seorang narasumber, mengatakan dalam sambutannya, bahwa di era digital ini kemamuan menulis adalah keharusan bagi seluruh tenaga profesional. “Buktinya, di berbagai cabang profesi, kemampuan menulis adalah salah satu syarat untuk promosi jabatan, tidak hanya profesi guru,” demikian Isa.

aaa
    Sementara Drs Syafriyal, menekankan bahwa jika guru mampu menulis dan menjadi kebiasaan, itu dapat menjadi teladan yang efektif dalam pembelajaran di sekolah, sehingga siswa tidak hanya dijejali dengan teori, namun dapat mencontoh dari prestasi gurunya. “Jadikanlah kemampuan menulis sebagai bekal untuk tidak saja hari ini, namun juga masa depan, karena orang yang mampu menulis pasti menguasai informasi, siapa yang menguasai informasi dia akan menguasai dunia,” tambah Syafriyal.
    Wati Oftensis, salah seorang guru di SMAN 1 Sungai Rumbai yang aktif mengikuti Diklat mengungkapkan kesannya, bahwa kegiatan seperti ini adalah sebuah kebutuhan bagi para pendidik di Dharmasraya, apalagi kemampuan menulis merupakan keharusan dan bagian dari portofolio guru yang sudah bersertifikasi. “Kami jadi tahu bahwa menulis itu adalah sesuatu yang bisa dipelajari, kuncinya latihan dan kemauan. Alangkah baiknya Diklat ini diadakan turin minimal sekali setahun,” tambahnya.
    Diklat diadakan sehari penuh, dengan narasumber wartawan nasional, Yurnaldi, S.Pd, Teknologi-Informasi, Syukhri, S.T, M.CIO, dan Mohammad Isa Gautama, S.Pd., M.Si. Kegiatan diawali dengan pemaparan empat topik materi secara maraton, yaitu Teknik Menulis Karya Ilmiah, Teknik Menulis Karya NonIlmiah, Kiat Menembus Media Massa, dan Kiat Penerbitan dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah Digital, dan diakhiri dengan praktik dan konsultasi langsung penulisan karya ilmiah dan nonilmiah. Pasca kegiatan diisi dengan program pendampingan via daring. (Humas UNP)

aaa